Tugas Mata Kuliah Arsitektur Pohon
Dosen Pengampu: Atus Syahbudin
Nama: Adirhesa Hermawan (15/385635/KT/08144)
Model arsitektur sangat banyak dan beragam sehingga seringkali menimbulkan sedikit kerancuan ketika akan memahami ataupun membaca materi tersebut. Namun, sebagai mahasiswa sudah selayaknya kita wajib untuk selalu mengembangkan potensi diri terhadap ilmu-ilmu yang kita dapatkan pada saat perkuliahan. Walaupun sedikit rumit dan dapat dikatakan sulit, model arsitektur ini memiliki keunikan dalam saat mempelajarinya. Sebagaimana dikatakan salah satu dosen mata kuliah ini yaitu Bapak Drs.Wiyono, M.Si, mata kuliah ini akan sangat mudah apabila kita mempelajari dan memahami dengan cara menggambar karena pada dasarnya arsitektur adalah seni menggambar. Saya sangat setuju dengan perkataan beliau, dengan menggambar kita dapat lebih mudah dalam membedakan karakteristik antara model arsitektur satu dengan yang lainnya. Namun, dalam model arsitektur ini terdapat model yang menurut saya paling mudah dan paling sulit. Berikut adalah pemaparan saya mengenai hal tersebut.
Model Holtum
Model ini menurut saya adalah model yang paling mudah dipahami. Mengapa demikian?
1. Model ini merupakan model yang sangat mudah untuk digambar karakteristiknya.
Dengan alasan tersebut, saya menjadi lebih mudah untuk memahami model arsitektur ini. Pada dasarnya, saya adalah orang yang lebih mudah mengingat dan memahami sesuatu dengan cara menulis atau menggambar sesuatu. Maka dari itu, karakteristik model yang tidak terlalu rumit untuk digambar membuat saya lebih memahami akan model arsitektur ini.
2. Model ini memiliki ciri-ciri yang sederhana dan sangat mudah untuk dipahami.
Merujuk pada literatur atau referensi dari buku, model ini memiliki ciri-ciri yang sederhana yaitu pohon tidak bercabang, memiliki satu batang vegetatif dengan arah pertumbuhan ke atas, serta setelah pohon berbunga pada ujung batang, pohon akan mati. Ciri-ciri model ini sangat sederhana sehingga ketika membacanya tidak membutuhkan usaha yang lebih serta waktu yang lama untuk dapat memahami model arsitektur ini. Apakah anda setuju dengan pendapat saya ?

https://alamendah.org/2009/12/12/jenis-jenis-palem-arecaceae-di-indonesia/kelapa-cocos-nucifera/
Contoh: Kelapa (Cocos nucifera)
Model Leewenberg
Model ini merupakan model yang menurut saya paling sulit untuk dipahami. Berikut alasannya!
1. Model ini mempunyai banyak ciri-ciri yang tidak mudah untuk dipahami hanya dengan sekali membaca.
Membutuhkan kecermatan dalam memahami ciri-ciri dari model arsitektur ini. Selain itu, dalam memahami model ini tidak bisa hanya sekali membaca, hal tersebut yang membuat saya menempatkan model arsitektur ini sebagai model yang paling sulit untuk dipahami. Ciri-ciri seperti tipe perbungaan yang sangat kompleks yaitu tipe perbungaan malay membuat saya harus mengeluarkan usaha ekstra dalam memahami hal ini.
2. Model ini cukup rumit pada saat dilakukan proses penggambaran sehingga ketika memahami model arsitektur ini cukup kesulitan.
Seperti pemaparan diawal dimana apabila ingin memahami model-model arsitektur ini akan sangat mudah dipahami apabila sering menggambar. Ketika model arsitekturnya rumit digambar, maka secara otomatis dapat mengurangi pemahaman saya terhadap suatu model arsitektur. Arsitektur merupakan seni menggambar, namun model atau gambar sederhana dapat membuat kita lebih paham. Bukankah begitu?

http://4.bp.blogspot.com/-0VH1FxvXWUQ/VknoD-m7nrI/AAAAAAAAABw/cfd03hN0s_g/s1600/dewandaru-tree.jpg
Contoh: Nyamplung (Calophyllum inophyllum)
Demikian penjelasan mengenai model arsitektur yang paling mudah dan paling sulit dipahami menurut sudut pandang saya. Sebenarnya masih terdapat beberapa model yang menurut saya juga sulit dipahami namun pemaparan diatas merupakan model arsitektur yang paling sulit dipahami diantara model arsitektur yang lain. Semoga apa yang saya jelaskan bermanfaat. Tulisan ini merupakan opini pribadi saya mengenai model arsitektur yang bagi saya mudah dan sulit untuk dipahami. Sekian dan terimakasih.